Silahkan Baca Artikel Dibawah Ini

Tampilkan postingan dengan label Binuang Update. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Binuang Update. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2011

Hendriansyah Tercepat Di Sesi Kualifikasi Indoprix Binuang



Jadi
pembalap yang mewakili tuan rumah, membuat Hendriansyah tampil istimewa di seri final Indoprix Sirkuit Balipat, Binuang Kalsel (19/11). Dengan catatan waktu 1.17,829 detik rider Tim HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team jadi yang terbaik di IP110.

Menurut Hendriansyah bisa latihan lebih awal membuatnya merasa diuntungkan. Tercepat ke-2 di kelas itu dihuni Fitriansyah Kete (IRC KYT Federal Oil TDR Lanay Jay). Denny Triyugo (Yamaha Yamalube FDR KYT Star Motor) yang jadi pimpinan klasemen sementara hanya bisa ada di urutan 3. Rider-rider Honda belum bisa berbuat banyak di sesi kualifikasi IP 110. Hal itu terlihat dari hasil sesi tersebut, dimana Iswandi Muis (Honda Wahana Dunia Motor) yang jadi pembalap tercepat hanya bisa berada diurutan 11.

Di IP 125 lagi-lagi Hendriansyah jadi pembalap tercepat sesi kualifikasi. Dengan hasil tersebut plus sebagai pimpinan klasemen sementara IP125, semakin memperbesar kemungkinan Hendriansyah sebagai juara nasinal kelas tersebut. (otosport.co.id)

Hasil Kualifikasi
IP110
1. Hendriansyah/HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team
2. Fitriansyah Kete/IRC KYT Federal Oil TDR Lanay Jay
3. Denny Triyugo/Yamaha Yamalube FDR KYT Star Motor

IP125
1. Hendriansyah/HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team
2. Fitriansyah Kete/IRC KYT Federal Oil TDR Lanay Jay
3. Sudarmono/Yamaha Yamalube FDR KYT Star Motor


Penulis : octa | Teks Editor : toncil | Foto : octa 
 
 
Sumber : http://otosport.otomotifnet.com
»»  READMORE...

Hendriansyah Genggam Superpole di Indoprix Binuang



Dalam
kondisi trek basah akibat hujan, Hendriansyah mampu menyudahi sesi superpole final Indoprix Sirkuit Balipat, Binuang Kalsel (19/11) sebagai yang terbaik. Enggak tanggung-tanggung rider Tim HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team, berhasil jadi yang tercepat di IP110 dan 125. Seperti sesi superpole seri-seri lalu, IP110 5 besarnya dihuni rider-rider Yamaha.

Hasil cukup mengejutkan terjadi di sesi superpole IP125. Hal itu dikarenakan ada Wawan Hermawan nangkring di 5 besar sesi tersebut. Berada di urutan 8 saat sesi kualifikasi, rider Tim Honda Putra Rinjani Krida NHK IRC itu mengahiri sesi superpole di posisi 5.(otosport.co.id)


Hasil Superpole
IP110
1. Hendriansyah/HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team
2. Anggi Permana/Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya
3. Denny Triyugo/Yamaha Yamalube FDR KYT Star Motor

IP125
1. Hendriansyah/HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team
2. Fitriansyah Kete/IRC KYT Federal Oil TDR Lanay Jay
3. Sigid PD/Yamaha TDR FDR Federal Oil NHK Yonk Jaya
 
 
Penulis : octa | Teks Editor : toncil | Foto : octa 
 
 
Sumber :  http://otosport.otomotifnet.com
»»  READMORE...

Minggu, 06 November 2011

Putra Binuang Membangun ( PBM ) - PBT Racing Team



Satu lagi tim balap asli dari kalimantan selatan, tepatnya dari kecamatan binuang, yang mulai menapaki panasnya persaingan dunia balap region dua atau yang sering disebut region jawa, menyongsong nama PBM PBT ini tim memang ingin mengangkat nama daerahnya ke pentas balap nasional, PBM PBT ini singkatan dari "Putra Binuang Membangun, Putra Banua Tapin" kata Maulana Noor Khairi yang berperan sebagai pembalap tunggal ditim yang juga milik ayahnya tersebut

Dengan hanya menggunakan 1 pembalap yang juga asli putra daerah Binuang, tim siap bertempur di region jawa, bukan hanya itu, tim juga turut berkecimpung di region kalimantan, dalam artian tim bermain di dua region sekaligus.

Bermain di dua region sekaligus itu bagus sekali, melihat region jawa terkenal dengan pembalap yang memiliki skill dan talenta di atas rata rata ini bagus buat pembalap itu sendiri, makin lama bermain di region jawa, mental tanding akan semakin terasah tajam.

Begitu pula bermain di region kalimantan, karena di region kalimantan hampir semua serial gelaran motoprix menggunakan sirkuit permanent bukan pasar senggol, ini bagus buat persiapan naik ke indoprix, karena di indoprix menggunakan sirkuit permanen yang mengandalkan teknik rolling speed, bukan stop n go kaya dipasar senggol.

Bisa kita liat pembalap jawa memiliki skill dan talenta di atas rata rata, tapi butuh waktu bagi pembalap region jawa untuk beradaptasi di indoprix, ini dikarenakan pembalap jawa terbiasa menggunakan arena pasar senggol buat pagelaran serial motoprix mereka, jadi pembalap jawa butuh adaptasi buat pembalap mereka. Beda dengan kalimantan serial motoprix mereka menggunakan sirkuit permanent, tapi sayang persaingan region kalimantan kurang panas.

Okee, udahan dulu ngebahas plus minusnya region jawa dan region kalimantan, sekarang saatnya kembali lagi ke profile tim.

Dengan menyosong semangat juang Pangeran Antasari yang memiliki semboyan " haram manyarah waja sampai kaputing " yang arti garis besarnya adalah " tidak boleh menyerah maju pantang mundur " di setiap balapan semboyan itulah yang diterapkan Lana panggilan akrabnya Maulana

ini dia petikan langsung dengan Maulana Noor Khairi "Kunci aku nih brad, tertulis dikepala motor jupiterku seng penting happy (yang penting happy), kita balapan tuh yang penting happy, gak usah ada beban. Mungkin kebanyak bos sekarang pembalapnya dibebani untuk harus menjadi nomer 1 atau apalah, kebanyakan pembalap menjadikan hal itu suatu beban. Kalo menurut aku ya, balapan itu jangan ada beban. Yang penting Fight sekuat tenaga. Jangan ada kata menyerah, kalonya ibarat perang tuh sampai titik darah penghabisan. Apalagi aku menjunjung nama Kalsel di motoprix jawa, itu tanggung jawab aku, tapi itu bukan suatu beban kok ".

Tim tidak asal asalan terbukti pembalap dipersiapkan secara matang oleh timnya, sang pembalap di didik langsung oleh Hendriansyah yang memiliki julukan Dewa Road Race tersebut. Di Hendriansyah Racing School atau HRS, selama 3 bulan pembalap diberi teori dan praktek langsung oleh Hendrianysah yang saat ini menjadi pembalap reguler indoprix.

Pemakai nomor start 77 ini bisa dikatakan beruntung tidak usah bersusah payah mencari sponsor, pembalap dapat dukungan sponsor yang bisa dikatakan kuat dari segi dana yakni BGM HBM milik H.Rihan, bukan hanya itu tim PBM PBT baru baru saja menjalin kerjasama dengan Ahrs, tepatnya setelah gelaran Motoprix Region 2 Kemayoran tanggal 11 september tadi tim diundang oleh Ahrs ke markas mereka untuk menjalin sebuah kerjasama.
 
 
 
 
Sumber :  http://murakata-otomotif.blogspot.com
 
»»  READMORE...

Persaingan Keras di Indoprix Seri 4 Tahun 2011

Indoprix 2011 tinggal menyisakan dua seri. Siapa bakal berjaya musim ini, akan sangat ditentukan hasil race Seri IV di Park Sirkuit Kenjeran, Surabaya, Minggu (30/10).
 Perburuan poin di IP 110 dan IP 125 musim ini begitu ketat. Di IP 110 misalnya, Hadi Wijaya (ELF IRC NHK Rextor Manual Tech) yang memimpin dengan 74 poin, hanya terpaut 8 poin dengan Rafid Topan (Yamalube KYT Tunggal Jaya ASH) dan Hendriansyah (HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team) yang berada di posisi kedua dan ketiga.
Tapi, awas, dengan jarak poin yang tidak terlalu jauh, Denny Triyugo (Yamalube FDR KYT), bukan tidak mungkin bakal kembali melesat. Pembalap asal Probolinggo ini adalah penguasa Park Sirkuit di dua musim terakhir. Sebagai anak Jawa Timur, ia tahu betl bagaimana memenangi race di sirkuit ini.
Berbeda dengan Hadi, Topan, dan Hendriansyah yang  menjadi pesaing terberat Denny di IP 110. Penampilan mereka selalu apes di sirkuit kebanggaan Surabaya ini. Bahkan Topan musim ini gagal menuai poin di sirkuit ini pada seri 2. Begitu juga dengan Hadi, hanya mampu menuai 1 poin. Kini Denny bertengger di urutan keempat dengan 63 poin.
Persaingan di IP 125 juga tak kalah mencekam. Hanya saja persaingan di kelas ini mengerucut kepada dua pembalap, Topan dan Hendriansyah. Topan memimpin dengan 120 poin, hanya unggul 4 poin atas Hendriansyah yang berada di urutan kedua.
Di Park Sirkuit, memang Topan harus ekstra waspada. Sebab, perjuangannya menuju podium juara IP 125 tak selalu mulus. Musim ini di seri 2, ia gagal finis di race kedua setelah memenangi race pertama.
Berbeda dengan Hanriansyah yang tampil lebih garang. Ia berhasil memenangi race kedua, dan merebut posisi kedua di race pertama. Berdasarkan rapor itu, plus penampilan Hendriansyah di sirkuit yang sama tahun sebelumnya, pembalap asal Yogyakarta ini bukan tidak mungkin bakal menjadi penjegal Topan musim ini.
Memang, menurut Bambang Gunardi, dari Indospeed Management, race di Park Sirkuit sangat menentukan dibandingkan seri terakhir nanti di Sirkuit Balipat, Binuang, Kalimantan Selatan. "Siapa yang berjaya di Surabaya, tak perlu susah payah lagi di Binuang," imbuh Bambang.
Lebih jauh Bambang mengungkapkan, teriknya cuaca menjadi kendala utama pembalap saat berlaga di Park Sirkuit. Jadi meski sirkuit ini pendek, posisi start tidak terlalu menentukan. "Yang paling menentukan adalah stamina. Sebab, balapan di Park Sirkuit sangat menguras tenaga," jelas Bambang.
Pokoknya, tegas Bambang, buat para pembalap yang bersaing menuju juara Indoprix 2011, jangan sampai kehilangan poin di Park Sirkuit. Sebab, poin di seri 4 ini sangat krusial.
Klasemen Pembalap
IP 110
1.Hadi Wijaya (ELF IRC NHK Rextor Manual Tech), 74 poin
2.Rafid Topan (Yamalube KYT Tunggal Jaya ASH), 66 poin
3.Hendriansyah (HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team), 66 poin
4.Denny Triyugo (Yamalube FDR KYT), 63 poin
5.Florianus Roy (TDR FDR Fed Oil NHK Yonk Jaya), 61 poin

IP 125
1.Rafid Topan (Yamalube KYT Tunggal Jaya ASH), 120 poin
2.Hendriansyah (HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team), 116 poin
3.Hokky Krisdianto (Yamalube FDR KYT Trijaya), 83 poin
4.Florianus Roy (TDR FDR FED Oil NHK Yonk Jaya), 78 poin
5.Hadi Wijaya (ELF IRC NHK Rextor Manual Tech), 57 poin
(CS/06)




 Sumber : http://m.cekskor.com
»»  READMORE...

Daftar Juara Balap Motor Total Seri 1,2 Dan 3 Tahun 2011

Kelas Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Seeded (MP1)
1. Ricky Ananda Nafarin (Binuang)    HRVRT BGM HBM (Yamaha)  
2. Sandy Ramadhani (Binuang)        HRVRT BGM HBM (Yamaha)
3. H Dhani (Martapura)            H Bahrudin Putra Racing Team (Suzuki)

Kelas Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up seeded (MP2)
1. H Andriansyah (Sungkai)        HART BAM Surya Utama (Suzuki)
2. M Ricky Ananda Nafarin        HRVRT BGM HBM (Yamaha)
3. M Yusran (Pelaihari)        Illuzions (Yamaha)

Kelas Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Pemula MP3
1. Dhede TGT (Banjarbaru)        PT Global Arta Borneo (Yamaha)
2. HM Prayudha (Binuang)        HRVRT BGM HBM (Yamaha)
3. Yuniar Armanda Putra (Banjarbaru)    Mulya Abadi Racing Team (Yamaha)

Kelas Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Pemula MP4
1. Dhede TGT (Banjarbaru)         PT Global Arta Borneo (Yamaha)
2. Iman Micko (Martapura)         Yamaha Banjar STB RT (Yamaha)
3. Dedet Dealova HK (Banjarbaru)     Haur Kuning Motor (Honda)

Kelas Bebek 4 Tak 125 cc Standart Pemula (MP5)
1. Maulana Noor Khairi (Binuang)     PBM PBT Racing Team (Yamaha)
2. M Ismail (Banjarbaru)         TVS BBM RT (TVS)
3. Wahyu Saputra (Banjarbaru)     HART Bam Surya Utama (Yamaha)

Kelas Bebek 4 Tak 125 cc Standart Pemula (MP6)
1. Wahyu Saputra (Banjarbaru)     HART Bam Surya Utama (Yamaha)
2. Ahmad Leo D (Banjarbaru)         TVS BBM RT (TVS)
3. Raka Rahmawan (DIY)         Mulya Abadi Racing Team (Yamaha)

Kelas Skutik 130 cc Standart Open (MP7)
1. Dhede TGT (Banjarbaru)         PT Global Arta Borneo (Yamaha)
2. H Rony (Martapura)             PJP Arlin (Yamaha)
3. M Prasetya (Banjarmasin)         PT KMJSA (Yamaha)

Juara Umum (Total Seri 1, 2 dan 3)
Kelas MP1    140 Poin    M Ricky Ananda Nafarin (Binuang)    HRVRT BGM HBM (Yamaha)
Kelas MP2    131 Poin     H Andriansyah (Sungkai)         HART Bam Surya Utama (Suzuki)
Kelas MP3    61 Poin     Iman Micko (Martapura)         Yamaha Banjar STB RT (Yamaha)
Kelas MP4    61 Poin        Dhede TGT (Banjarbaru)            PT Global Arta Borneo (Yamaha)  
Kelas MP5    70 Poin     M Ismail (Banjarbaru)             TVS BBM RT (TVS)
Kelas MP6    58 Poin        Wahyu Saputra                 HART Bam Surya Utama (Yamaha)
Kelas MP7    53 Poin     Dedet Dealova HK (Banjarbaru)     Haur Kuning Motor (Honda)




»»  READMORE...

Hendriansyah HRVRT BGM HBM Binuang Pimpin Klasemen 125cc Indoprix

Pebalap Hendriansyah memimpin klasemen IP 125cc setelah memenangi podium seri IV Indoprix 2011 di Park Sirkuit Kenjeran, Surabaya, Minggu.

"Hasil ini membuat saya unggul 29 poin di puncak klasemen sementara 125 cc," Hendriansyah setelah balapan usai.

Seri terakhir di Binuang, Kalsel dan Hendriansyah yang mengenal benar sirkuit ini akan bermarkas di sana.

"Minggu (6/11) saya langsung berangkat ke sana, karena saya ditargetkan juara umum tahun ini," ujar Hendriansyah. Seri V di Sirkuit Binuang digulirkan pada 20 November mendatang.

Hendriansyah sempat tercecer di race I. Keberhasilan Handriansyah bersama tim HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team, tidak luput dari kesialan Hokky Krisdianto. Sempat memimpin di race I, Hokky pada race II harus keluar dari balap setelah terjatuh pada lap pembuka.

Menyisakan satu seri di markas Tim HRVRT BGM-HBM KYT Racing Team, Sirkuit Binuang, Kalimantan Selatan, Hendriansyah optimis mampu mengakhiri Indoprix 2011 sebagai juara umum.

Di kelas IP 125 cc seri IV, tampil di podium kedua adalah Anggi Permana di susul Sigid PD dari tim TDR FDR FED Oil NHK Yonk Jaya.

Hasil seri IV ini menempatkan Hokky di posisi kedua disusul Rafid Topan di klasemen umum.

Sementara itu di kelas IP 110cc tampil sebagai juara adalah Denny Triyoga dari tim Yamalube FDR KYT. Hokky Krisdianto dari Yamalube FDR KYT Trijaya di podium kedua. Formasi finis kedua pembalap terlihat di dua race seri IV.

Sedang posisi podium ketiga ditempati Anggi Permana, pembalap tim Yamalube FDR KYT Tri Jaya yang berhasil finis ketiga di race II, setelah sebelumnya pada race I berakhir di tempat kelima.  



»»  READMORE...

Pembalap HRVRT BGM HBM Binuang Juara Umum MP1


Pembalap Binuang Juara Umum MP1
Pembalap asal Binuang Muhammad Ricky Ananda Nafarin meraih juara umum kelas MP1 (kelas bebek 4 Tak 125 Tune Up Speeded) pada kejuaraan balap motor Piala Gubernur Kalimantan Selatan


Pembalap asal Binuang Muhammad Ricky Ananda Nafarin berhasil meraih juara umum kelas MP1 (kelas bebek 4 Tak 125 Tune Up Speeded) pada kejuaraan balap motor Piala Gubernur Kalimantan Selatan 2011 Minggu (16/10) kemarin.



Pembalap yang tergabung dalam tim HRVRT BGM HBM tersebut sukses menutup seri terakhir yang berlangsung di Sirkuit Balipat Binuang dengan kemenangan.

Rasa syukur diungkapkan Ricky, panggilan akrabnya, karena hingga memasuki seri terakhir balapan posisinya masih belum begitu aman dan masih sangat mungkin dikejar oleh pembalap lain.

"Saya bersyukur balapan hari ini berjalan lancar dan apa yang saya harapkan dapat tercapai" ucapnya.

Sebagai tuan rumah Ricky juga sangat diharapkan masyarakat Binuang yang turut menyaksikan balapan pasalnya kelas MP1 merupakan kelas yang bergengsi.

Harapan tersebut ternyata tidak sia-sia karena Ricky telah berhasil memenangi lomba seri terakhir ini di kandang sendiri dengan meraih kemenangan sekaligus meraih sebagai juara umum di kelas MP1.

Ricky keluar sebagai juara umum dengan raihan total 140 poin dari tiga seri yang dilaluinya pada seri sebelumnya yang berlangsung di Sirkuit Chandra kirana dan Marido Tanjung. 

Pada seri terkahir kemarin Ricky berhasil meraih poin sempurna dengan dua kali kemenangan mengalahkan pembalap lainnya yakni Sandy Ramadani dari tim HRVRT BGM HBM dan H Dhani dari tim H Bahrudin Putra Racing Team.

Dengan kemenangan yang diraihnya Ricky berharap hasil ini bisa memotivasi dirinya untuk terus berprestasi pada kejuaraan berikutnya. 






 Sumber : http://kalsel.antaranews.com
»»  READMORE...

Kamis, 02 Juni 2011

H.Yudhistira di orbitkan menjadi pembalap Moto3



Kabar otomotif kali ini dari H.Yudhistira pembalap asli dari pulau kalimantan tepatnya Binuang itu, menkonfirmasi bahwa dirinya tahun ini tidak mengikuti event
ARRC(Asian Road Racing Championship) secara full series, tapi tenang saja dia masih mengikuti ajang Indoprix. Usut punya usut H.Yudhis (sapa'an akrabnya) ternyata
tengah di godok di negri Matahari terbenam (Jepang). Disana dia di utus untuk mengikuti ajang All Japan Championship selama 1 musim penuh.Ternyata ajang
All Japan Championship kali ini adalah buat penjengjangan yudhis ke kelas lebih tinggi yakni Moto3 di tahun 2012. Ya Yudhis tengah di persiapkan oleh pihak PT.AHM
(Honda Indonesia) untuk ajang Moto3 2012. Konon Yudhis di All Japan Championship tidak turun sendirian dia di temani tandemnya yang di Indoprix siapa lagi kalau bukan
Harlan Fadhillah. Mungkin inikah titik balik dari H.Yudhistira kita lihat dan kita Doakan saja semoga ini benar-benar terjadi. One Heart #33

Semoga Sukses Pemuda BANUA.......
»»  READMORE...

HRVRT Binuang Dipuncak Kejayaan


Haji Rihan's Vareza Racing Team itulah nama panjang team HRVRT. Siapa yang tak kenal dengan tim HRVRT yang bermarkas di Binuang- Kalimantan Selatan ini. Team ini memiliki sirkuit pribadi yaitu Sirkuit Balipat Binuang yang memiliki panjang lintasan sekitar 1,85 Km. Bahkan rencana dari management HRVRT sirkuit ini akan di pugar besar-besaran pada tahun 2012 nanti, menyesuaikan regulasi sirkuit international ya seperti semacam sirkuit MotoGP. Ini tak luput dari sokongan dana ayah dari H.Rihan Vareza sendiri yaitu H.Zaini. Nama team pu di ambil dari nama H.Rihan Vareza sendiri, bahkan nama HRVRT tak bisa lepas dari sponsor BGM-HBM. Maklumlah semua yang ada didalam team ini milik H.Rihan termasuk sponsornya. Sponsornya pun tak main-main, Hampir semua sponsor HRVRT berbau bisnis Batubara contoh BGM (Batu Gunung Mulia), BHM (Batu Hitam Mulia), GP (Gunung Persada), AMB (Analisa Mulia Bersama) dan masih banyak yang lain. Pemuda ini tidak hanya menjadi manager, pada tahun 2007 dan 2008 pemuda ini pernah menjadi pembalap reguler Indoprix. Bahkan team ini pernah merekrut Hadiwijaya (Kalbar) sebagai tandem H.Rihan di Indoprix pada tahun 2007 dan Shandy Ramadhani (Kalsel) pada tahun 2008. Tak di sangka pada tahun 2009 H.Rihan meninggalkan kejuaraan Indoprix sebagai gantinya dia mengikuti kejuaraan Slalom Mobil dan disana dia dapat berprestasi bahakan mendapata predikat team terbaik se-indonesia.

Puncak keemasan HRVRT di indoprix terjadi pada tahun 2009 saat pembalapnya yang bernama H.Ahmad Yudhistira produk asli Kalimantan selatana menjadi juara nasional indoprix kelas 125cc . Dia memegang rekor pembalap termuda yang pernah menjuarai kejuaraan indoprix bahkan menjadi juara nasional dengan umur 16 tahun dan memegang satu rekor lagi yaitu pembalap pertama yang juara dalam 4 race sekaligus dalam 1 event indoprix dan sampai sekarang rekor itu belum bisa terpecahkan. Dan menjadi rider luar pulau jawa yang pertama menjuarai indoprix. Setelah juara indoprix H.Yudhis di utus menjadi wakil indonesia untuk mengikuti event Red Bull Rookies Cup Selection di italia. Di tahun 2010 Yudhis masih mengikuti indoprix dan sambil nyemil kejuaraan Asia Road Racing Championship dan sesekali di utus ikut event Asian Nation Road Racing.



Sumber : muarakata otomotif blogspot
»»  READMORE...